Jumat, 10 Agustus 2012

DASAR-DASAR SINYAL VIDEO


 
TEKNIK AUDIO VIDEO Sri Waluyanti dkk DIREKTORAT PEMBINAAN SMK (2008) 
 
249
5.1 Element Gambar
Sebuah gambar pada dasarnya tersusun dari sekumpulan titik-titikwara. Untuk mengetahuinya, prinsip pertama adalah dengan membagisuatu gambar menjadi titik-titik warna
(color dots)
caranya denganmemperbesar gambar menjadi beberapa kali lipat sehingga tampakkotak-kotak. Perhatikan gambar di bawah ini. Otak kita secara otomatisakan mengumpulkan kembali titik-titiktersebut menjadi sebuah gambar. Tetapi jika diperbesar kembali, gambar tampakberbeda dan terlihat ada kotak-kotakpembentuk gambar. Bukan hal yangmudah untuk mengenali gambar sepertiini, seperti halnya pemrosesan padaprogram komputer untuk memahamisebuah gambar. Satu-satunya cara kitauntuk melihat yang benar-benar terjadiadalah dengan memperbesar gambartersebut, sampai otak kita tidak dapatmengolah/memahami gambar tersebut.Layar televisi dan komputer menyaring(seperti halnya foto pada majalah dansurat kabar) tersusun dari kumpulan titik-titik pembentuk gambar. Pada televisi atau komputer, titik ini disebut pixel
(picture element)
dengan ukuran jumlah titik horisontal x jumlah titikvertikal. Misalnya layar dengan resolusi 1024x768 pixel, artinya ada 1024titik horisontal untuk tiap 1 titik vertikal. Jadi totalnya ada 786.432 titikpembentuk gambar. Karena begitu banyaknya titik element gambar,maka gambar terlihat lebih halus.Ada 2 cara mendeskripsikan ukuran dari sebuah layar yaitu aspekratio dan ukuran layar
(screen size)
. Secara turun temurun, displaykomputer seperti TV pada umumnya mempunyai sebuah aspek rasio4:3. Artinya perbandingan dari lebar dan tinggi layar adalah 4:3. Untuklayar lebar
(widescreen)
memiliki aspek ratio 16:9 (ada beberapa yangperbandingannya 16:10 atau 15:9). Layar ini biasanya digunakan untukmenampilkan film DVD yang memiliki format
widescreen.
Sistem HDTV juga menggunakan aspek ratio 16:9. Semua tipe dari display termasukpermukaan proyeksi
(projection surface)
, biasanya dikenal sebagai layar
(screen).
Ukuran layar secara normal diukur dengan satuan inchi, dimulai
BAB 5
 
DASAR-DASAR VIDEO
Gambar 5-1. Susunan titikpembentuk gambar
 
Sri Waluyanti dkk TEKNIK AUDIO VIDEO 
250
DIREKTORAT PEMBINAAN SMK (2008) 
dari satu sudut sampai sudut seberang lain secara diagonal. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar 5-2 dan gambar 5-3 di bawah ini.
Namun, cara yang digunakan untukmengukur layar
(screen)
Monitor LCD danCRT ternyata berbeda. Untuk layar CRT,ukuran layar diukur secara diagonal daritepi luar body layar. Dengan kata lain,lapisan terluar ikut diukur seperti yangditunjukkan pada gambar disamping.Gambar 5-2. CRT screen size
.Untuk layar LCD, Untuk layar LCD,layar diukur secara diagonal dari sisidalam bingkainya. Dengan
kata
lain,tepi luar tidak ikut diukur seperti halnyapada CRT
Gambar 5-3. LCD screen size
Karena perbedaan dalam hal mengukur CRT dan LCD, makaLCD 17” layak jika dibandingkan dengan CRT yang berukuran 19”. Untuklebih akurat dalam perbandingannya, bandingkanlah
viewable screen size 
seperti tampak pada gambar 5-2 di atas. Ukuran layar padaumumnya adalah 15, 17, 19 dan 21 inchi. Tetapi untul notebook, ukuranlayarnya lebih kecil, umumnya mulai dari 12 hingga 17 inchi. Kemajuanteknologi, memungkinkan diciptakannya layar berukuran besar bahkanlebih dari 40” misalnya pada
information displays 
untuk publik maupundalam bidang medis.
5.2 Sistem Pembentukan Gambar
Dalam proses pembentukan gambar, yang berasal dari sinyal videokemudian tampil pada layar terbagi menjadi 2 proses (metode) yangberbeda yaitu:
Interlaced, yaitu metode untuk menampilkan image/gambar dalamrasters canned display device seperti CRT televisi analog, yangditampilkan bergantian antara garis ganjil dan genap secara cepatuntuk setiap framenya. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan,diantaranya:
Refresh rate yang disarankan untuk metode interlaced adalahantara 50-80Hz.
 
TEKNIK AUDIO VIDEO Sri Waluyanti dkk DIREKTORAT PEMBINAAN SMK (2008) 
 
251
Interlace digunakan di sistem televisi analog, meliputi 3 sistemwarna:
PAL (50 fields per second, 625 lines, even field drawn first)
SECAM (50 fields per second, 625 lines)
NTSC (59.94 fields per second, 525 lines, even field drawn first)
Gambar 5-4. Interlaced garis ganjil dan garis genap
Progressive scan, yaitumetode untuk menampilkan,menyimpan, dan memancar-kan gambar dimana setiapbaris untuk setiap framenyadigambar secara berurutan.Metode ini biasa digunakanpada CRT monitor komputer.
 
Gambar 5-5. Progressive scan
Untuk membandingkan kedua metode seperti yang telahdijelaskan di atas, dapat diperhatikan gambar 5-6. Tampak padagambar bahwa metode progressive scan menghasilkan gambar yanglebih halus daripada metode interlaced. Metode progressive scan inidipakai pada layar dengan resolusi tinggi seperti untuk monitorkomputer yang memiliki resolusi lebih dari 1024 x 768 pixel. Olehkarena itu, tampilan pada monitor komputer cenderung lebih jernihdari pada layar televisi biasa.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar